Tuesday, November 11, 2008

Mencintai

cinta tak bisa disebut cinta bila kemudian kita mengklaim bahwa orang yang kita cintai adalah milik kita
karena saat itulah kemudian kita akan membuat pasangan kita dan diri kita sendiri mati karena tidak membiarkannya berkembang menjadi manusia yang utuh…

cinta akan menjadi cinta bila kita sanggup membebaskan membiarkan orang yang kita cintai dan diri kita menjadi manusia, dengan segala perasaan , sgala peristiwa yang terjadi

mencintai berarti hadir tanpa syarat dengan ketulusan hati, menjadi teman hidup untuk berbagi, saling menghargai dan tidak menghakimi…

Seringkali kita lupa bahwa pasangan kita dan kita adalah 2 pribadi yang berbeda, dan masing-masing akan menggenapi dan menemukan dirinya dengan cara yang berbeda…

kita lupa bahwa ada bersama berarti ada dalam keadaan apapun, smua perasaan dan smua peristiwa yang terjadi dalam hidpnya, dia boleh menangis, marah, sedih, bahkan bila tertarik dengan orang lain.. dan kebersamaan berarti melalui semuanya bersama- sama , dan itu berarti perlu keterbukaan dan kepercayaan penuh..

tanpa itu smua yang ada hanya akan ketakutan
dan mulailah cinta itu menjadi suatu keterikatan

padahal di dalam cinta seharusnya orang akan bebas, dan tidak ada rasa takut… karena apapun yang terjadi kita akan diterima sebagaimana apa adanya diri kita

bila kita diterima sebagai mana apa adanya yang pasangan kita inginkan, itu bukan cinta namanya
tapi cinta diri

dan cinta selalu bertindak karena hati bukan atas dasar standard yang dibangun dalam diri kita, keluarga atau masyarakat, bukan juga karena ketakutan dan kekhawatiran.

bebas lepas seperti merpati
dan memeluk seperti menadah air

cinta tak pernah memilih
bila cinta sudah memiliki kriteria itu bukan cinta namanya

Posted by heartspace at 01:36:43 | Permalink | No Comments »

Monday, November 10, 2008

aku tau Tuhan tau

aku tak tau apa yang Tuhan rencanakan

aku tau DIA tau aku tidak tau

namun aku percaya,DIA tak pernah salah

apapun yang kulalui, DIA ingin menjadikanku sebagai “aku”

menjadikan aku bahagia

dan aku sadar tidak ada “aku” saat aku bersentuhan denganNYA

CintaNYA membuatku memahami apa yang tak terpahami

melihat yang tak terlihat

menyentuh yang tak tersentuh

tanpa syarat,tanpa keharusan,tanpa prasangka, tanpa waktu

tak terbatas

dan membuatku memiliki segalanya

bahkan 

“yang tak kumiliki’

Posted by heartspace at 05:06:34 | Permalink | No Comments »

Saturday, November 8, 2008

Hubungan

Dialog adalah jiwa suatu hubungan, tetapi ada banyak hambatan dalam dialog dan banyak yang tidak dapat mengatasinya…Banyak yang dapat dihasilkan kalau orang pertama-tama sedikit bicara tetapi banyak mendengarkan bukan sekedar dengar.., dan akan membuat kita terhindar dari mengambil keputusan dari apa yang dibicarakan orang lain dan apa yang diinginkan orang lain…dan tentu saja dimulai dengan tidak memberi tanggapan atas dasar pengandaian kita mengenai apa yang dikatakan orang lain, jangan mengartikan kata2orang dengan arti yang kita miliki dan jangan mengira kita mengetahui maksud yang dibicarakan orang lain… 
Mendengarkan yang sesungguhnya adalah lebih mendengarkan diri sendiri daripada orang lain..Pemahaman yang utuh adalah lebih melihat ke diri sendiri daripada melihat ke orang lain..
Jalan terbaik mematikan suatu hubungan adalah memaksakan kehendak sendiri.. juga sering terjadi kita melihat seseorang tidak sebagaimana adanya dia tetapi sebagaimana adanya kita, dan kebanyakan kita memandang mereka dengan kacamata pertimbangan yang sudah terbentuk sebelumnya…
Membangun hubungan berarti memeri tanggapan , memberikan tanggapan berarti mengenal diri sendiri ….mengenal diri sendiri berarti mengalami penerangan batin  dan hubungan pribadi adalah sekolah untuk penerangan batin…
Tuhan terimakasih 
karena Engkau memeberiku berkat untuk menyadari aku hidup
aku dapat merasakan semua
aku dapat melihat semua
musik yang selama ini hanya kudengar
angin yang selama ini hanya menjadi teman
smua tampak berbeda
karena aku merasakan kehadiranMU
dengan ketidakmengertianku
Engkau tampak semakin jelas
dan terimakasih 
untuk cinta yang membuatku sadar
bangun dari tidur panjangku
dan aku melihat
dengan melihat
Refleksi diriku
inspirasi by Anthonie De Mello SJ
Posted by heartspace at 01:42:53 | Permalink | No Comments »

Saturday, November 1, 2008

setiap hari keajaiban untukku

setiap hari penuh keajaiban untukku..

bagaimana aku hidup, bagaimana aku bertemu dengan banyak orang, teman , sahabat, pasien dan smuanya…. begitu mempesonaku cara Tuhan bekerja…

Tuhan mengajarkan aku bagaimana memahami hidup, membuatku melihat setiap hari apa yang Dia berikan padaku, bahkan untuk hal yang tak kuucapkan dan tak terpikirkan olehku…

CintaNya melalui orang2 yang dipertemukan denganku , membuatku tak bisa berhenti bersyukur..begitu banyak Anugrah, begitu banyak berkat, bahkan di hal2 buruk di mata manusia….

Setiap hari penuh keajaiban bagiku…

senyuman orang2 yang bertemu denganku, sapaan penuh kehangatan dari orang2 sekeliling aku, tatapan penuh cinta dari orang -orang yang kucintai, tatapan penuh kasih dari sahabat, teman , keluarga, pelukan penuh kedamaian  dan masih banyak lagi…… simple but big 4 me… membuatku hidup…..

dan semua membuatku terpesona

betapa Tuhan memberikanku kehidupan setiap hari…..

tak pernah ada kebetulan….segalanya terlalu indah dan terlalu sempurna untuk disebut kebetulan

semua karya Allah

tinggal bagaimana kita melihat…

love u God,much indeed

Posted by heartspace at 03:07:03 | Permalink | No Comments »

Friday, October 31, 2008

waktu aku

waktu aku mengandung, aku setiap saat bicara padamu…. aku merasakan tiap kali kau bergerak… aku bahkan tau musik apa yang kamu suka….. he he he kamu suka skali musik pop dan pop jazz dan senang setiap ada yang menyanyi… kamu nggak suka musik rock atau musik yang keras atau musik instrumental……setiap kamu suka kamu menendangku lembut skali… setiap kamu tak suka , kamu menendangku berkali -kali kadang sampai menendang ke lambungku dan aku mual…. 

waktu itu kamu menemaniku bekerja…. mengajar mahasiswa-mahasiswi,,ingatkan kamu betapa mereka sangat lucu dan kadang keras kepala…. tiap hari kamu ikut aku menyetir, o ya kamu ndak suka bau parfum.. ha ha ah bahkan di awal kehamilan aku dan kamu sama sekali ndak suka bau sabun mandi…

waktu itu aku khawatir skali ketika 3 bulan pertama aku mengandung aku sering muntah darah karena asam lambung yang mengiritasi lambung dan esofagusku…sangat sulit makan, muntah terus… tapi aku bertekad tetap memaksakan diri untuk makan karena aku tak mau kau kurang gizi untuk pertumbuhan…

waktu itu aku sangat khawatir ketika mengandung 6 bulan aku terkena artritis dan tanganku bengkak, aku memilih tidak minum obat kortikosteroid karena dengan usia kandungan seperti itu blum aman untukmu, jadi aku memilih menahan sakit setiap hari dan samapi sulit menggerakkan pergelangan tangan kakanku sampai setelah melahirkan… tapi aku hepi… aku bahagia ada kamu dalam kandunganku….keajaiban Tuhan yang hidup……..

waktu aku mengandung 8 bulan aku harus bed rest , karena jantungmu itu lho sayang… bradikardi.. tapi aku hepi karena aku semakin mengenalmu.. kamu bangun tiap pukul 5 pagi, karena pada saat itu kamu selalu sibuk menendang perutku… lalu kita mendengarkan musik bersama.. menyenangkan sekali… waktu itu aku mulai gatal seluruh tubuh dan baru hilang 40 hari setelah melahirkan.. tapi aku tak peduli meski tubuhku penuh luka karena kadang aku tak tahan untuk menggaruk, aku terlalu bahagia dengan menantikanmu…

waktu usia 38 minggu hari pertama,setelah 4 minggu dipertahankan dalam kandungan dan proses pematangan parumu, akhirnya dokter menarik portio(mulut rahim) ke depan , agar pembukaan jalan lahir bisa segera terjadi… sakitnya luar biasa, aku berteriak dan menangis… tapi aku mau melakukannya.. aku khawatir padamu… dan aku ingin memberikan jalan lahir terbaik untukmu, aku tak mau mengambil resiko fetal distress lagi……

4 jam kemudian pembukaan terjadi, bloodyshow tampak…….aku kembali masuk ruang observasi….setelah 24 jam di ruang observasi pembukaan tidak maju…. akhirnya kami memutuskan induksi…. 2 kolf masuk…. dalam 4 jam pembukaan lengkap…aku tak berteriak. aku mencoba menikmati rasa sakit yamg datang… luar biasa…. aku memejamkan mata, dan berkata pada diri sendiri , ini untuk anakku tercinta…..dan akhirnya setelah hampir 40 menit meneran aku tak punya tenaga lagi, dokter memutuskan untuk vakum…. dan dalam 5 menit lahirlah kamu…. yang langsung membuka matamu dan dengan ajaib tersenyum… setelah jalan nafas suction , barulah kamu menangis…aku legaaaaaaa sekali dan aku merasa menjadi orang yang paling dicintai Tuhan… mahluk mungil paling luar biasa….bayi itu diberikan padaku ,untuk kupeluk, dan aku menangis… ..

episiotomi mediolateral, 16 jahittan, rasa sakit yang luar bisa, tak ada bandingnya dengan kehadiranmu….

anakku Hugo

cintaku padamu tak kan pernah pudar…. tak kan pernah…..meski saat ini kita tak bisa bersama

meski ada yang memisahkan kita

tapi kamu selalu ada

dan kita tetap saling mencintai

aku merindukanmu 

setiap hari

setiap saat

dan mencintaimu tanpa sedetikpun berhenti mencintaimu

love u  moomy

Posted by heartspace at 09:18:34 | Permalink | No Comments »

Wednesday, October 29, 2008

dear Hugo

Hugo sayang

meski ragaku tak bersamamu ,tapi aku selalu bersamamu

dalam tiap tarikan nafasku kau selalu ada…sama seperti saat dirimu dalam kandunganku

dalam setiap doaku ,kuserahkan dirimu ke tanganNYA, dan aku percaya DIA selalu menuntunm

sayangku

melangkahlah

jangan takut , aku selalu ada dan DIA selalu menggenggam tanganmu

ingatlah yang penting bukan berapa kali kita jatuh tetapi bagaimana kita bangkit dan melangkah setiap kali kita jatuh…

lihatlah jalan di depan

dan melangkahlah dengan hatimu

ujilah keinginanmu dengan hati nuranimu

karena hati nuranimu akan menuntunmu pada kasih

dan itu akan membuatmu menjadi manusia “bebas”, yang akan membuatmu hidup dan berkembang seperti yang Tuhan inginkan….kamu akan menemukan “dirimu” bukan gambaran tentangmu… dan di sanalah hakikat hidup sebagai manusia smapai pada jalan terang…

aku memelukmu sayang , selalu, aku menciummu sayang selalu sama seperti saat kita bersama

dan aku mencintaimu , sangat

aku menantimu pulang

setiap saat

dan kita saling memandang dengan penuh cinta

sama seperti selama ini kita saling memandang…

akan tiba waktunya

kita bersama lagi

much love… ur mommy

Posted by heartspace at 18:04:43 | Permalink | No Comments »

mereka tak tau

aku ingat mereka mengatakan aku pelacur

mereka juga mengatakan aku tak pernah puas, sudah diberi rumah , mobil dll tapi tak pernah puas,padahal rumah kami beli bersama, bahkan aku ikut mencicil, dan mobil kubeli sebelum aku bertemu adik mereka…

mereka mengatakan aku menjelek-jelekkan adik mereka pada saat aku AKHIRNYA  bicara pada mereka KARENA adiknya tak bicara hal yang sesungguhnya…

mereka mengatakan aku menghina harga diri keluarga mereka, tanpa mereka berpikir yang dilakukan adiknya terhadap keluargaku , dan kami tetap diam saja…

mereka mengatakan aku pembohong besar dan semua yang kukatakan bohong. bahkan dengan bukti, saksi, dan hasil test psikologi pun mereka mengatakan aku pembohong….

tidakkah mereka mengerti bahwa aku tak kan pernah bicara tentang adik mereka bila saat itu adik mereka tidak lebih dahulu menceritakan bukan yang sesungguhnya terjadi?……..mereka tak pernah tau dan tak pernah percaya meski aku punya bukti bahwa aku dan adiknya sudah sepakat berpisah jauh sebelum adiknya menceritakan tentang ku dan menfitnahku selingkuh… ……mereka tidak tau bahwa pada saat adiknya membawa email2 ku pada seorang laki2 ( accountku yang membuat adalah adiknya dan password nya pun dia tau, jadi bukan sesuatu yang kusembunyikan) …………, aku dan dia sudah sepakat dan dia sudah bicara pada orangtuaku keputusan kami berpisah, mereka tak pernah tau bahwa adiknya pergi dengan perempuan lain, nonton konser dengan wanita lain bahkan ada beberapa sms kepada wanita lain yang salah kirim kepadaku………., mereka tak pernah tau bahwa selama ini aku dan adiknya tak pernah mencapai titik temu sejak awal menikah…….bahwa aku dan adiknya sepakat berpisah baik2 dan membesarkan Hugo bersama-sama……

mereka tak pernah tau bagaimana aku menahan tangis tiap hari , dan mereka mengatakan aku pembohong

mereka tak pernah tau bagaimana aku berjuang ketika hamil menahan perasaan agar tidak marah, tidak terlalu sedih supaya janinku tidak terganggu …………, mereka tidak tau bagaimana aku menahan diri sampai aku “mati” pada saat aku menyusui selama 2 tahun agar ASI tidak berhenti….

mereka tidak tau ini bukan soal uang atau materi…….materi bukan tujuan utama dalam hidupku….. mereka tak pernah mengenal siapa aku….sama sekali tidak mengenalku….mereka tak pernah tau

tapi mereka merasa tau

dan adiknya terlalu pengecut untuk mengakui 

kebenaran yang sesungguhnya

mereka tak pernah tau bahwa adiknya tak pernah berani mengakui hubungan kami memang sudah lama hancur ……….dan hubungan kami tidak sehat karena dia perlu merasa aman untuk kembali ke keluarganya……..Bahkan dengan semua bukti SMS adiknya yang kumiliki bahwa adiknya menginginkan perpisahan , mereka tetap tidak percaya….padahal mereka tak pernah melihat bagaimana kami hidup selama ini….tak pernah …..mereka hanya mendengar cerita dari adiknya yang hidup dengan memutarbalikkan fakta……..bagaimana adiknya menyangkal apa yang dia katakan padaku, pada orangtuaku dan bahkan pada Romo…..

apa yang salah dengan perpisahan bila itu membuat kedua orang yang berpisah menjadi hidup

aku selalu percaya bahwa memang ada orang yang tak bisa hidup bersama karena memang tidak bisa bukan sekedar mau atau tidak mau…orang yang bahagia akan menjadi orang yang lebih baik, karena dia akan menjadi dirinya sendiri dan berkembang sesuai yang Tuhan inginkan… lalu kenapa musti dipersalahkan?kenapa harus ada yang salah atau benar……siapa orang yang merasa dirinya lebih baik dan berhak menghakimi dan menghukum?……

Aku marah dengan cara mereka mengambil anakku,sangat……..

dan mereka bilang aku ibu yang tak punya kasih karena tidak melewati tembok tinggi untuk menemui anakku….dan mereka tidak tau bagaimana aku memikirkan kondisi psikologis anakku…. bagaimana aku menahan diri supaya tidak bertindak seperti mereka…. dalam usia 2 tahun seorang anak harus adaptasi tiba2 dengan tempat tinggal yang berbeda, orang2 berbeda dari yang biasa ditemui, dijauhkan dari ibu yang mengandung, melahirkan, menyusuinya , mendekapnya tiap malam….dan mereka bilang aku boleh menemui tapi tak boleh dibawa…….bagaimana mungkin aku sanggup mempermainkan perasaan anakku?

mereka tak pernah bicara baik2…. mereka tidak memikirkan anakku, Hugo masih menyusui dan mereka tak peduli…. aku tak pernah meninggalkan anakku… aku dokter, aku punya pengalaman praktek dan aku dosen , aku tau persis kapan anakku bisa kutinggal atau tidak, siapa mereka yang merasa lebih tau tentang anakku daripada aku yang mengandung selama 9 bulan, melahirkan . dan menyusui selama 2 tahun?………. yang bangun setiap malam untuk menyusui tiap 2 jam, mereka tak tau bagaimana mengatur ASI agar tetap ada selama 2 tahun ini di sela pekerjaanku sebagai dosen, tutor, instruktur, pembuat kurikulum, kasub akademik dan di saat aku kuliah lagi masih pula membantu adiknya membuka usaha dan mengikuti mereka sebagai agen asuransi………….mereka tak pernah tau …..dan mereka bisa bilang aku cuma melahirkan dan tidak merawat anakku!!!!!!!!!!!!!!!! siapa mereka yang berkata seperti itu tentang aku mereka tidak hidup bersamaku, mereka tak pernah melihat………….tak pernah melihat aku yang memijat sendiri bayiku sampai usia 7 bulan , aku yang membelainya saat dia tidur dan ayahnya hampir selalu pulang tengah malam bahkan pagi,………. mereka tak tau aku yang menyanyikannya lagu sebelum tidur, mereka tak tau aku bermain dengannya tiap dia bangun pukul 5  pagi….mereka tak pernah tau aku nyaris tak pernah tidur nyenyak selama 3 tahun… hamil yang berat dan kemudian masa menyusui……….ASI esklusif 6 bulan , bahkan dengan jadwalku yang sangat padat, keluar kota sekalipun aku selalu menghitung perjalanan agar aku masih bisa memompa ASI dan menyimpan agar tidak basi………… dan mereka bilang aku pembohong?! mereka bisa melihat hasil kerjaku, …….jangan bertanya pada orang yang dari dulu pun sudah memfitnah aku…. bertanyalah pada orang yang mengenal aku bukan orang yang mendukung mereka karena kesempatan……….

mereka tak pernah tau bagaimana riwayat kesehatan anakku, mereka tak pernah tau bagaimana mengatur makannya, buahnya , jadwal imunisasi, phimosis, alergi yang musti dijaga agar tidak asma, dan itu smua bukan karangan aku, aku punya record kesehatannya selama ini dari dokter anak…

mereka tak pernah tau

tapi merasa tau

dan mereka menyalahkan karena aku tidak tinggal dirumah orangtua mereka sewaktu menikah

apa mereka lupa menikah brarti brani melangkah… menjadi dewasa dan berani melamgkah sendiri, orangtuaku tak pernah kuceritakan tentang masalah keluarga aku karena kutau aku harus berani sendiri memutuskan , meski kami tinggal di rumah orangtuaku…mereka sama sekali tak pernah ikut campur apapun…..

mereka lupa hakikat hidup sebagai manusia yang “hidup”

lupa bahwa anak adalah manusia yang berbeda dengan orangtua, lupa bahwa dipersatukan Allah dalam pernikahan seharusnya membuat Hidup bukan mati… 

salah atau benar selalu berada di area abu-abu 

tapi apa yang dilakukan dengan hatilah yang bisa dirasakan dan dilihat, bukan dengan mata manusia , tapi dengan mata hati…..

 

Posted by heartspace at 17:34:46 | Permalink | No Comments »

aku mengerti

sekarang aku mengerti

tidak mengkin aku cukup untuk smua orang

aku akan selalu kurang untuk orang yang melihat aku

aku hanya akan cukup bagi diriku sendiri

aku tak tau bagaimana dan kapan aku mati

aku cuma bisa menentukan bagaimana  aku hidup saat ini

mencintai diriku apa adanya sebagai aku , bukan gambaran yang orang lain buat tentang aku

melakukakan yang bisa kulakukan, yang ingin kulakukan

dan menjalaninya sepenuh hati

Posted by heartspace at 02:46:52 | Permalink | No Comments »

Friday, October 24, 2008

aku

mungkin orang tak pernah tau , bagaimana rasanya berjuang mengembalikan hidup

aku berjuang keluar dari lingkaran kekerasan yang kualami bertahun-tahun

pedih rasanya pada saat orang yang kita harapkan mencintai kita, namun membunuh kita perlahan

lewat kata- kata  dan perbuatan.

tiap bulir airmata yang keluar merentas kepedihan yang dalam…

aku masih ingat kata-katanya bahwa aku ibu di bawah standard , bahkan dikala aku menyusui anakku sampai 2 tahun, nyaris tak pernah tidur nyenyak, pada saat yang bersamaan aku bekerja dan pada saat yang bersamaan aku kuliah S2,dipenuhi dengan tugas kantor dan tugas-tugas kuliahku, membantu dia membuka usaha , dan membantu kakaknya dengan masuk sebagai agen asuransi…

tiap hari aku harus bertemu banyak orang dan membangun relasi dengan mereka, semua modal kukeluarkan sendiri tanpa meminta sepeserpun, smua kulakukan pada saat bersamaan

aku ingat kata-katanya bahwa aku tidak berguna dan tidak bisa berpikir…hanya karena aku tidak suka memikirkan segala sesuatu yang tidak perlu dipikirkan, aku lebih suka memikirkan apa yang nyata di depan mata, dan yang lain membiarkan rencana Tuhan berjalan…

aku ingat kata-katanya bahwa aku tak pernah mengurusinya , bahkan di kala aku setiap tengah malam membukakannya pintu rumah karena dia tak mau membawa kunci, membuatkannya susu meskipun kadang tidak diminum, menyiapkannya makan, meski kadang tidak di makan,membantunya usaha meski aku tak pernah dibayar untuk yang kukerjakan,melayaninya meski aku diperlakukan seperti benda mati… dan aku tetap kurang baginya

aku ingat kata-katanya bahwa aku tak pernah membantunya, bahkan di kala seluruh penghasilanku habis untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan di kala dia keluar dari pekerjaanya dan membuka usaha sendiri dengan hasil yang tidah seberapa…

aku ingat dia bilang aku tak bisa mengatur keuangan dan boros, meski dia tak pernah memberiku kesempatan mengatur keuangan, meski aku tak pernah meminta uang padanya

aku ingat bagaimana dia memperlakukan orangtuaku, 3 tahun hidup bersama tapi hampir selama 2,5 tahun dia tak pernah menegur orangtuaku, tak pernah mengobrol, bahkan bila ada keluargaku datang dia tak pernah menyapa mereka, dan bila dia menyapapa, dia hanya menyapa dengan terpaksa, kemudian masuk lagi ke kamar..

aku ingat betapa dia selalu mengkritik keluargaku, semua hal buruk, jelek dan di anggap tak berguna serta munafik

aku ingat bagaimana dia menyuruhku menulis kekurangan-kekurangan aku, dan menempelkannya di dinding lalu setiap 2 bulan dia menyuruhku menggantinya…

aku ingat bagaimana dia bilang aku tidak mengurus anak , meski aku memandikannya sendiri sampai tali pusatnya puput, memijat bayi setelah mandi selama 7 bulan full, meski aku menyusui dan hampir tiap jam bangun bahkan di malam hari aku tetap memberi anakku ASI meski aku sangat lelah, membawanya ke dokter untuk  imunisasi lengkap,membawanya ke dokter di kala anakku sakit ( 1 tahun pertama anakku sama-sekali tidak pernah sakit, ASI memberikan imunitas yang luar biasa)  membeli bahan makanaanya setiap 2 hari ,memilih tiap sayuran , beras , lauk yang dimakan  karena anakku tidak bisa makan bubur bayi instan,  susunya, diapersnya, menyusun menu bagi anakku, mengawasi alerginya terhadap susu sapi yang mempunyai banyak manifestasi seperti kulit menjadi kering, batuk , suara serak, pilek, tidak nafsu makan dan rewel….

aku ingat bagaimana dia tidak memepercayai aku setiap kali aku memberi anakku obat dan membawanya imunisasi, padahal aku seorang dokter, yang setiap hari selama- bertahun-tahun bertemu dengan pasien dan mendiagnosa dan merawat mereka

aku ingat bagaimana dia menyalahkanku karena aku tidak mencuci, mengepel, memasak dan menyetrika bajunya…

padahal semua waktuku sudah habis, aku bahkan sulit mencari waktu untuk diriku sendiri…nyaris aku tak pernah tidur lebih dari 2 jam tanpa terbangun….. lelah skali..

dan aku menjadi mati

semua sudah kulakukan

tapi aku tak pernah cukup baginya

aku selalu menjadi manusia yang buruk dan kurang

aku tetap perempuan di bawah standardnya

kini dia memfitnahku

dan mengambil anakku pada saat aku masih menyusui tiap malam

dengan smua yang kulalukan bahkan dengan catatan lengkap tumbuh kembang anak, tanggal dan waktu tiap gigi anakku tumbuh, tanggal dan waktu dia duduk pertama kali, dia berjalan pertama kali, usia 1 tahun berat anakku 13 kg, tinggi 86 cm, usia 1,5 tahun dia bisa berhitung sampai 10… usia 1,5 tahun dia sudah mengerti kata “tidak”, dia tak pernah rewel, dia selalu tertawa, usia tepat 2 tahun dia sudah bisa meranglai 3 sampai 4 suku kata menjadi kalimat, perkembangan dan pertumbuhan dengan catatan record dokter anak, sangat baik , aku tetap dianggap tidak mengurusi anakku dan dianggap menelantarkan …

dan aku kalah di pengadilan

karena pada saat terakhir aku diminta menghadap hakim

aku tidak bersedia menghadap di luar persidangan

Posted by heartspace at 02:10:05 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, October 19, 2008

tangan Tuhan

Sekarang aku tau, Tuhan menginginkanku menjadi manusia

bukan dewa atau dewi 
Dia menuntunku memahami hidup yang menjadikannku manusia 
bahagia rasanya saat aku menyadari bahwa diri aku dicintai apa adanya
tidak perlu menjadi orang lain 
tidak perlu menjadi sesuai standard orang lain 
just became my self 
dan aku bahagia karenanya 
karena aku diberi waktu untuk mengenal dan melihat 
cinta Tuhan dalam bentuk nyata di perjalanan hidupku sehari-hari 
bahkan di hal yang paling buruk di mata manusia 
aku bisa melihat 
Tangan Tuhan bekerja
Posted by heartspace at 04:30:26 | Permalink | No Comments »