Thursday, January 22, 2009

surat untuk Hugo

Dear hugo

Sayangku Hugo, anakku terkasih…hari ini 21 januari 2009…..sudah 8 bulan kita tak bertemu….aku menulis ini untukmu ,aku tak pernah tau bilamana waktuku tiba…tapi aku ingin engkau tau beberapa hal, bila ternyata aku tak pernah bisa lagi berjumpa denganmu….

Kita punya kisah yang indah
Setiap malam sejak dalam kandungan aku bernyanyi untukmu
Setiap pukul 5 pagi saat usia kandunganku 6 bulan, kamu selalu sudah sibuk menendang perutku ….kamu akan berhenti menendang setiap aku mengelus ngelus perutku…lalu kita mendengarkan musik bersama
Saat kau lahir , hampir setiap 2 jam kamu terbangun untuk menyusu
Kamu pandai sekali, tidak sulit belajar menyusu…
Saat itu setiap menyusu aku menggendongmo, duduk di kursi atau bersandar di kepala tempat tidur…
Kita saling memandang…sambil kubernyanya,kamu akan selalu tertidur
☺ tapi adakalanya kamu nakal
semalaman tak mau lepas dari putting susuku
setiap akan kulepas kamu menarik kuat putting susuku
akhirnya kita tidur bersisian
dan aku nyaris tak tidur karena menjaga agar kamu tak tersedak
tapi aku bahagia melakukannya
menciummu saat kau tidur
membelaimu dan memandangimu
aku tau kita berdua saling mencintai
saat kau mulai berhenti menyusu di siang hari saat usiamu 21 bulan, aku menangis
aku merasa kehilanganmu,meski saat itu kau masih suka menyusu di malam hari 
di sela sela tidurmu…

sebelum kuberangkat kerja
kita selalu bermain
ada satu boneka tangan yang sangat kamu suka
froggy namanya
kamu bisa tertawa terkekeh kekeh saat kumainkan boneka tersebut
berteriak dan berusaha meraih ☺
kamu sangat tidak suka berada di box…
tiap kali dimasukkan ke box bayi kamu langsung berteriak teriak
tak pernah bisa tidur pulas bila ditaruh di dalam box
jadi kamu selalu tidur denganku di tempat tidurku

kamu luar biasa
kamu bisa duduk sendiri tepat di usia 5 ,5 bulan
lalu kamu langsung belajar berdiri
kamu belajar melangkah saat usiamu 7 bulan
saat usiamu 8 bulan kamu melangkah untuk pertama kalinya
tanpa berpegangan
3 langkah…dan terjatuh… ☺
sayangku…kamu sempat takut mencoba lagi berjalan tanpa berpegangan selama 2 minggu
aku membiarkanmu,aku memelukmu, aku tersenyum padamu
karena aku tau bila kamu sudah siap mengatasi rasa takutmu
kamu akan melangkah lagi
dan benar
kamu melangkah lagi, kali ini kamu berjalan jauh dengan berpegangan tembok, kursi , meja dan apa saja yang ada di dekatmu
begitu indah sayang, melihatmu bangkit
saat usiamu 10 bulan kamu sudah berjalan lancar tanpa berpegangan lagi
kamu melangkah dengan percaya diri
dan mulai berlari serta melompat –lompat

kita sering berciuman
berpelukan dengan mesra
tertawa bersama 
bermain dan jalan jalan sayang :P
kamu sering ikut aku bekerja
kamu sangat terkenal diantara teman-teman sekantorku
kamu sangat menggemaskan

pernah suatu hari kita bermain mandi bola di mall 
dan kamu muntah
aku sibuk sekali membersihkanmu dan membersihkan bola-bola yang terkena muntahanmu..tapi aku senang, aku bangga padamu

kamu lelaki kecilku
cintaku padamu terpatri erat
meski kini kita terpisah jarak dan waktu
tapi kita tetap bersama
aku merasakanmu
di saat kamu sakit
saat kau takut
aku merasakanmu
aku selalu ada sayang
tak pernah meninggalkanmu
kau anakku

Aku tak menemuimu bukan karena aku tak mencintaimu
Aku sangat mencintaimu, sampai aku tak sanggup bila aku harus membelenggumu
dalam ketakutan, dalam kekhawatiran,aku tak mau kau lebih terluka lagi…..
Aku tak bisa membiarkanmu bertemu sejenak denganku tanpa kebebasan 
kemudian dipisahkan lagi..
Aku tak sanggup membiarkanmu di usiamu yang sangat muda
Selalu ketakutan akan rasa kehilangan
Mungkin tak terlihat
Tapi aku tau sayang
Tangismu sampai kepadaku
Meski mungkin kau tampak biasa
Aku tau hatimu terluka
Dan aku tak bisa membiarkan kamu terluka lebih dalam lagi
Ketenanganmu
Kebebasanmu dari trauma
Lebih utama daripada keinginanku
Aku tak bisa menemuimu
Sampai kita diberi kebebasan bertemu tanpa syarat
Sampai kita diperbolehkan lagi bermain
Di tempat yang kita sukai
Sampai kita bisa berpelukan , berciuman, berdekapan lagi dengan bebas

Aku berjuang sayang
Sampai sekarang
Perjuangan tanpa kekerasan
Entah berapa lama,tapi aku tak kan berhenti berjuang
Bagimu untuk kebebasanmu mendapatkan kasih sayang
Secara utuh, bukan saja dari ayahmu
Tapi juga kasih sayang utuh dari ku, ibumu

Suatu hari kamu akan mengerti
Bila saatnya tiba…
Aku mencintaimu sangat di setiap degup jantungku
Di setiap desiran darahku, kau selalu ada 
Sampai selamanya
Anakku
Hugo

Hugo, lagu ini selalu kunyanyikan setiap malam di saat kau tidur

Waktu hujan turun
Rintik perlahan
Bulan pun menepi , awan menebal
Kutimang si buyung anakku sayang
Anakku seorang tidur lah tidur
Ibu mendoa
Ayah menjaga
Agar kau kelak
Jujur melangkah
Jangan engkau lupa
Tanah pusaka 
Tanah tumpah darah
Indonesia

Tuhan 
Apa yang dilakukan Hugo sekarang
Dia pasti sudah besar
Engkau tau isi hatiku
Engkau yang paling tau bagaimana aku berjuang tiap saat
Menahan rinduku
Airmata yang mengalir
Tiap tetesan kepedihan
Tapi aku percaya padaMU 
Engkau punya rencana indah bagi kami
Dan demi kemulianMU
Jagalah dia selalu Tuhan
Dekaplah dia dalam belaian kasihMU
Kuserahkan dia sepenuhnya ke dalam tanganMU
Sang empunya
Trimakasih telah memberiku kesempatan indah untuk mengandungnya
Trimakasih karena Engkau telah memberiku kesempatan melahirkannya
Trimakasih Engkau telah memberiku kesempatan menyusuinya selama 2 tahun
Trimakasih untuk waktu-waktu kebersamaan kami
Aku tak tau apa rencanaMU
Apakah aku bisa mengasuh dan bertemu dengannya lagi dengan bebas
Tapi aku yakin KAU tak akan meninggalkannya
Dan aku di sini tak kan kunjung berhenti menanti

Posted by heartspace at 04:05:51 | Permalink | No Comments »

Monday, January 19, 2009

Sejarah

Hari ini aku telah menjalani sejarah selama 34 tahun
dalam perenunganku aku menyadari betapa Allah sungguh luar biasa
sejarah hidupku, juga menjadikanku sejarah bagi orang lain
sejarah hidup orang lain telah melengkapi bagian dalam sejarah hidupku
dan sejarah setiap manusia adalah bagian dari karya cinta Allah 
bagian dari sejarah penciptaan manusia, dan karya penyelamatan Allah
tidak hanya pada diri setiap manusia, tapi juga seluruh mahluk ciptaanNYA
dan aku bersyukur hari ini aku menggenapi sejarah selama 34 tahun

aku merenung betapa indah Allah menggenapi cintaNYA padaku
aku menggenapi sejarah hidup kedua orangtuaku dengan dilahirkan melalui mereka
dan itu pasti sesuai dengan rencana Allah , aku lahir dari mereka
di tempatku menimba ilmu aku menjadi bagian sejarah 
dari teman temanku ,sahabat, guru-guruku dan smua yang kutemui
dan mereka bagian dari sejarahku
di tempatku bekerja , seluruh pegawai, sahabat, atasan 
adalah bagian dari sejarahku 
dan aku bagian dari sejarah mereka
kehamilan, kelahiran, menyusui anakku terkasih 
telah menjadikan anakku sejarah dalam hidupku
begitu juga aku jadi bagian sejarah dalam kehidupannya
semua tempat, semua peristiwa menjadikanku 
bagian dari sejarah hidup orang-orang yang terlibat di dalamnya 
begitu juga sebaliknya…

aku menyadari sejarah tidaklah sekedar sejarah
Allah telah menempatkanku di dalam sejarah 
karena DIA ingin aku mengenalNYA secara pribadi
bukan sebagai nama, bukan sebagai sosok, bukan sebagai bayangan
tetapi Allah yang sungguh nyata

DIA ingin aku menemukan jati diriku yang sejati
bukan sebagai anak, bukan sebagai dokter, bukan sebagi karyawan, 
bukan sebagai orang katholik, bukan sebagai orang jawa
bukan sebagai ibu, bukan sebagai apapun “bajuku”
tapi sebagi aku
aku belajar mengenal dan memahami tentang cinta kasih sejati
belajar bagaimana menjadi peka terhadap sesama 
menmurnikan hati dalam setiap keinginanku 
mendengarkan hati nurani bicara
belajar melayani dengan kasih
belajar mengerti arti ketulusan hati
keiklhasan dan penyerahan total terhadap Allah
setiap saat dalam perjalanan hidupku

aku tidak tau rencana Allah dengan rinci
tapi aku yakin bahwa sejarah yang terjadi dalam hidup setiap manusia
adalah bagian dari karya penyelamatan
aku tau DIA ingin setiap manusia , tanpa terkecuali
yang kita beri cap orang baik atau orang jahat
yang kita beri nama perempuan atau laki -laki
semua dipanggil dalam karya penyelamatanNYA

kini aku telah menjalani sejarah hidupku 34 tahun
entah masih berapa lama lagi sang Empunya 
akan memberiku sejarah
aku cuma tau 
Dia ingin
bila kelak aku menutup sejarahku
aku bisa menutup dengan senyum
karena aku menemukan aku
dan “pulang” dengan bahagia

note ini didedikasikan untuk semua teman-temanku , anakku terkasih , dan smua orang yang ada dalam hidupku, orang tua, belahan jiwaku, mantan suami, orang2 yang mencintaiku ,yang membenciku dan smuanya 
trimakasih sudah ada dalam sejarah hidupku, dan kta masih menjalaninya bersama-sama….
trimakasih karena setiap peristiwa setiap orang yang kujumpai membuatku mengenal karya Allah, meski kadang tidak mudah

Bila ada masa kita bertengkar, saling menyakiti , aku mengganggap sebagai bagian dari proses mengenal diri sendiri dan proses kehidupan yang membuatku lebih memahami hidup…
aku juga minta maaf bagi semua orang yang tersakiti olehku yang tidak sengaja terluka olehku

and 
trimakasih Tuhan untuk segalanya

love u

Posted by heartspace at 01:56:56 | Permalink | No Comments »