Monday, December 8, 2008

manusiawi

kadang kita sebagai manusia terlalu angkuh untuk mengakui bahwa kita manusi a yang punya sisi manusiawi..
banyak diantara kita yang kemudian tanpa disadari berada di ambang kehancuran diri karena keangkuhan tersebut…

tanpa di sadari kita sering brusaha mati2an melindungi orang lain karena merasa kita lebih kuat daripada orang tersebut, atau mati2an kita menjaga seseorang sampai mengornbankan dirinya sendiri karena merasa kita jauh lebih kuat dari orang tersebut…
Lupa bahwa setiap manusia perlu hidup sebagai manusia dengan segala hal yang manusiawi agar menemukan jati dirinya yang sejati….
akhirnya dengan berdalih kasih , kita mematikan orang lain dan diri kita sendiri dengan tidak membiarkan diri kita dan orang lain tersebut menjadi manusia

rasa sakit membuat kita mengerti arti keikhlasan dan ketulusan
rasa marah membuat kita memahami kedamaian
rasa sedih membuat kita mengerti arti kebahagiaan
rasa takut membuat kita tau arti kebebasan
rasa khawatir membuat kita tau bagaimana melihat hidup
semua manusiawi 
dan tiap - tiap orang perlu belajar untuk merasakan dan mengatasinya
karena di situlah kita hidup sebagai manusia

segala rasa manusiawi yang kita rasakan membuat kita menyadari bahwa Allah lah tempat kita bersandar..bahwa kita hidup semata -mata karena KASIH ALLAH…
sgala peristiwa dalam hidup , semua orang yang kita temui, peristiwa alam dan segalanya adalah cara Allah bicara pada kita…..
segalanya terlalu sempurna untuk disebut kebetulan
tapi seringkali kita tak menyadarinya
karena kita terlalu sibuk mencari kesalahan dalam peristiwa hidup kita
sibuk menghakimi dan menghukum orang lain
sibuk membela diri
dan segala kesibukan lain

lupa diam 
untuk mendengarkan apa yang Allah katakan….
Padahal dengan mendengarkan Allah bicara
beban kita akan terlepas
dan kita akan melihat segalanya baik 

Kadang manusia tidak sabar
selalu ingin segalanya instan
sehingga kemudian sibuk berlari 
sibuk membuat pagar dalam kehidupan nya
membuat benteng pertahanan
membuat rencana “perang”
sibuk dengan ketakutan dan kekhawatirannya

lupa membiarkan segalanya berjalan seiring waktu
lupa membiarkan segalanya berjalan apa adanya
lupa membiarkan Tangan Allah bekerja
dan lupa bahwa Bila Allah telah menciptakan kita dengan cinta 
maka DIA akan menjaga kita dengan cinta pula

Posted by heartspace at 03:13:16
Comments

Leave a Reply