Friday, November 28, 2008

berhenti berlari

kadang kita terengah2 oleh banyak hal
karena selalu berlari , mengejar sesuatu yang tidak tampak di depan mata
hingga melupakan kehidupan saat ini
hal2 indah yang bisa disyukuri setiap detik
padahal kita cuma perlu untuk diam sejenak
merenda hati, melihat dengan melihat …bukan sekedar lihat
dalam diam kita bisa melihat segalanya lebih jelas
dan kita akan tau di mana letak cahaya
tanpa perlu kehabisan energi
tanpa perlu napas terhenti
terang selalu ada 
hanya saja kita kadang terlalu sibuk berlari atau sibuk berhenti
hingga kita tak melihat sinar dalam jalan kehidupan yang begitu mempesona
ketakutan dan kekhawatiran seringkali membutakan mata
dan itu menjadi motor penggerak untuk membuat kita terperangkap di masa lalu 
atau berlari kencang di masa depan masa yang belum kita ketahui
akhirnya kita tak pernah benar2 hidup

mimpi adalah awal dari segala yang akan terwujud
awal dari cita2 dan talenta yang bisa kita bangun
tapi tak kan terwujud bila kita berlari dari masa sekarang
atau berhenti di masa lalu
masa lalu adalah masa yang kita lewati untuk menjadikan diri kita seperti ini sekarang
masa yang memngajarkan kita tentang kehidupan
tapi hidup itu sendiri
ada di masa sekarang yang sedang kita jalani 
di tiap detik kehidupan kita

di saat kita hidup di masa sekarang
di situlah kita bisa bersyukur
dan bisa melihat dalam terang
maka mimpi akan bisa terwujud
dan masa lalu akan tetap menjadi bagian indah dalam hidup kita

Posted by heartspace at 11:10:06 | Permalink | No Comments »

Sunday, November 23, 2008

aku dan waktu

Perubahan adalah abadi .
aku tidak mungkin berhenti pada suatu titik
dan membiarkan hidup ku mati. 
Hari kemarin telah berlalu, esok belum datang
yang ada hanyalah hari ini
aku tak mungkin menghentikan waktu
karena waktu memiliki masanya sendiri
aku tak mungkin berhenti
karena berhenti akan membuat segalanya semu
apapun itu
aku menjalaninya
meski aku tak jarang terserok
meski aku sering terperosok
meski aku kadang merasa sangat lelah
bahkan ketika keringatpun tak sanggup lagi menetes
aku tetap berjalan
karena DIA mau
aku menyelesaikan perjalananku
dengan senyum
dan 
bahagia

Hidup mengajarkan aku
Segalanya adalah pilihan
Dan aku sadar
Segalanya adalah keajaiban
Hidup membuatku melihat
Banyak hal yang tak terlihat
Dan aku mengerti
Segalanya ada seperti yang seharusnya

Posted by heartspace at 01:22:10 | Permalink | No Comments »

Thursday, November 20, 2008

aku dan apa yang dipikiranku

Banyak orang bertanya knapa aku tidak menemui anakku…., bahkan salah seorang kakak mantan suamiku pernah bilang ke kakak sepupuku bahwa aku ibu yang tak punya kasih karena seharusnya seorang ibu meloncati tembok tinggi untuk menemui anaknya ( pertanyaannya apa orang yang membangun tembok tinggi antara anak dan ibu itu punya kasih?…tapi orang yang membangun tembok itu merasa punya kasih)………

Sungguh tidak ada seorang ibu pun di muka bumi ini yang tidak mau menemui anakknya, apalagi pada saat anakku diambil anakku masih menyusui setiap malam ( dan ini dikatakan bohong oleh mantan suamiku, bahkan samapi aku bilang  ASI harus dimaintanance agar bisa terus keluar, tetapi dia blg ASI kan memang keluar terus——–bayangkan dia tiap hari pergi pagi pulang tengah malam, bagaimana dia melihat saat aku menyusui? saat sampai rumahpun lgs tidur, tengah malam aku menyusui pun dia tidak melihat, dan aku dikatakan bohong——)

…6 bulan aku tidak bertemu anakku…saat mantan suamiku dan keluarganya mengambil Hugo  dariku karena alasan aku menelantarkan anak dalam keadaan sakit dan pergi ke tempat seorang laki2, dan mereka sama sekali tidak bicara padaku SAMA SEKALI TIDAK ……….( yang bisa kukatakan adalah , aku seorang dokter..bekerja tidak hanya sebagai dosen namun juga praktek kedokteran…setiap hari aku slalu mengajarkan pada mahasiswa bahwa apapun tindakan kita pastikan kita punya “reason” yang bisa dipertanggungjawabkan…jadi waktu aku pergi kerja pada pagi sampai sore hari lalu ke tempat teman itu karena aku punya alasan, anakku waktu itu batuk , sudah diberi obat dan tiap jam aku kontrol by phone, anakku di rumah bersama ibuku dan baby sitter……aku datang ke tempat temanku karena aku memerlukan dokumen yang harus segera kubuat dan itupun atas perintah suamiku   ——setiap aku katakan ini mantan suamiku akan tertawa dan akan bilang aku mengarang—-)

Aku sempat datang ke rumah orangtua mantan suamiku , tapi anakku  tidak ada di rumah itu ..aku sempat menemui orangtuanya di pelabuhan ratu tapi jawabannya adalah nanti klo sudah besar anak itu juga akan mencari sendiri ibunya………soooo meski dah diterangkan bahkan dengan bukti2 mereka tetap bilang aku pembohong..bahkan Romo tempat aku sepakat berpisah dengan mantan suamiku pun sudah mencoba menghubungi mereka juga, tetapi malah romo tersebut diperlakukan agak tidak sopan (via telephone)….Bahkan suamiku dan kakaknya mendatangi kantor tempatku mengajar dan menceritakan tentang aku bagaimana aku menelantarkan anakku, berselingkuh dll mereka kemudian minta supaya aku dinon aktifkan, dan akhirnya aku dinonaktifkan….mereka juga datang ke tempatku mengajar di fisioterapi dan minta pihak fisioterapi mengubah status pengangkatanku sebagai staf pengajar tetap menjadi staf pengajar tidak tetap, tapi pihak fisioterapi menolak….

Beberapa hari lalu aku bertemu dengan mantan suamiku dan pengacara dia dan pengacaraku…. aku kalah hak asuh anak dipengadilan karena dianggap ibu yang tidak baik tidak bertanggung jawab meninggalkan anak dalam keadaan sakit ke tempat laki2 lain dan sudah disuruh pulang tapi tetap tdk mau…meski dengan bukti dan saksi yang jelas nyata, bukan karangan dan bukan atas dasar ceritaku, tetapi apa yang saksi lihat… aku meninggalkan rumah belum sampai 10 jam, plg kerja ke tempat temanku utuk melihat dokumen pembiayaan anak dan dokumen draft perceraian (atas perintah suamiku), ayahku tau akan hal itu karena sebelum pergi ke tempat temanku aku smpt bicara pada ayahku, aku punya catatan lengkap riwayat tumbuh kembang anak, tiap giginya tumbuh, dia berjalan, dia bicra, dia memeluk, di berhitung, imunisasi, riwayat kesehatannya dari dokter anak, apa saja yang sudah bisa dia lakukan, jadwal makan, jenis makanannya, jenis susu dan lengkap dengan riwayat sakitnya dan apa saja yang harus dipantau…aku pun punya saksi yang membuktikan aku sering membawa anakku ke kantor supaya aku tetap bisa memberikan ASI , dan ke kantor lengkap dengan kasur, stroler, blender , mainan dll……..bagaimana di sela aku bekerja dan kuliah lagi aku masih bisa menyusui anakku full, tapi aku tetap dianggap ibu yang tidak baik, ibu tak bermoral, ibu di bawah standard…sehari sebelum keputusan panitra minta pengacaraku merapat ke hakim, tapi aku bilang tidak usah…karena aku tidak mau anakku dijadikan alat apapun ……Dia manusia , dia punya hak untuk hidup , bukan alat untuk memeras apalagi untuk menjatuhkan ibunya…..dan itu yang membuatku kuat…… saat bertemu dan kukatakan bagaimana aku mengandung sampai muntah darah, meregang nyawa saat melahirkan , berjuang menyusui sampai 2 tahun dia bilang dengan lantang “itu kan kodrat” …detik itu aku sangat sadar betapa laki2 yang pernah kunikahi benar2 tidak menghargai perempuan, perjuangan seorang ibu dan nyawa seorang ibu….

Dia  juga bilang bahwa aku boleh bertemu dengan anakku di rumah orangtuanya kapan saja asal ada dia ( pertanyaanya kapan dia ada? setiap saatkah? ) ..dan dia bilang aku tidak menanyakan kabar anakku sama sekali , padahal aku sms dia dan selalu dijawab “sehat,senang dan bahagia” dia blg terakhir aku sms Mei, dan itu sama sekali tidak benar aku punya buktinya…aku juga sms and tlp dengan baby sitter, kakak laki2nya yang tinggal di rumah orangtuanya, bahkan  masih sms mamanya untuk mengingatkan imunisasi…tapi aku tanya ke dia klo dia punya niat baik kenapa dia tidak pernah bilang padaku bhw anakku di sekolahkan, anakku sakit dan sempat dibawa ke rumah sakit Hermina Jatinegara, dia juga tidak bilang susu anakku sekarang dicampur dengan susu sapi, padahal alergi anakku thdp susu olahan sapi masih dalam pengawasan ,dan dia tak menjawab hanya mentertawakan aku…..semua kuketahui dan tidak ada satupun yang berasal dari dia atau keluarganya…tidak ada yang bilang padaku, itu kalo dikatakan mereka tidak memisahkanku dengan anak…( pertanyaannya mana niat baik mereka? atau mana kepedulian mereka thdp anakku?) …….

Andai aku temui anakku sesuai yang mereka minta dengan pengawasan dan  tidak boleh dibawa , ( jadi aku dianggap penjahat brutal yang akan melukai anak  padahal aku ibu yang mengandung , melahirkan dan menyusui), cuma beberapa jam atau kurang aku bisa menemui , bagaimana kondisi psikologis anakku? andai aku melakukan seperti mereka merebut anakku dengan paksa bagaimana kondisi anakku? ….. pelukan seorang ibu akan sangat berbeda dengan pelukan nenek, bude, pakde, ayah, kakek, baby sitter dan lain2…sangat berbeda…ikatan batin tidak mungkin diputuskan oleh apapun, lalu bagaimana jika  aku datang dan anakku tidak mau melepaskanku, kemudian dipaksa melepaskan…aku terlalu mencintai anakku untuk sanggup melihat anakku makin terluka batin….anakku berusia 2 thn saat mereka mengambil, kini 2,6 thn apa yang bisa diteriakkan seorang anak usia 2,6 thn? …..mantan suamiku bilang anakku tidak pernah mencari aku ( pertanyaanya bagaimana sampai dia tidak mencariku , sedangkan saat dia tinggal di rumah orangtuaku tiap hari setiap siang dia slalu minta tlp aku, bahkan tiap bangun tidur dia selalu mencariku,——–bhkn mantan suamiku sdr pernah sms aku suatu pagi saat aku di luar kota, bahwa anakku mencariku———, lalu apa yang mereka lakukan hingga anakku tidak mencariku ?..meski menurut baby sitter yang tiap jam bersama anakku, anakku masih mencariku, tetapi disangkal oleh mantan suamiku dan keluarganya,bahkan baby sitterku diminta menandatangani surat pernyataan tanpa boleh membaca saat dia tandatangani, dia diperbolehkan membaca sehari kemudian saat surat pernyataan itu sudah ditandatangani)….Dalam sekejap anakku harus adaptasi dengan lingkungan baru yang berbeda dengan tempat dia sejak lahir sampai usia 2 thn , itu sudah stressor tersendiri, dalam sekejap dia tidak bisa bertemu denganku ibunya yang mengandung, melahirkan dan menyusui, dan dalam tempo 4 bulan baby sitter yang dia kenal sejak lahir pun terpaksa meninggalkannya karena dia mau hidup yang lebih baik dan tidak betah di sana, bagaimana stressor yang dialami anakku? siapa yang memikirkannya? apa mereka berpikir?  aku ibunya, dan aku memikirkannya, SANGAT!

Mereka bicara moral …aku dikatakan punya moral yang buruk…lalu seperti apakah moral seorang laki2 yang tidak menghargai perempuan, tinggal dirumah mertua sejak menikah selama 3 thn, dan 2,5 thn tidak menegur orangtuaku, bagaimana seorang laki2 yang tiap hari pulang tengah malam tanpa memberitahu istri, bagaimana moral seorang laki2 yang sudah mengatakan berpisah dengan istrinya, lalu dengan orangtua istrinya, lalu romo, kemudian mengatur jebakan untuk membuat istrinya tampak buruk seperti yang dipikirkannya? lalu bagaimana moral seorang laki2 yang saat istrinya hamil menyuruh istrinya menunggu di mobil di parkiran 4 jam sampai tengah malam dengan alasan saat istri mau pulang naik taksi dikatakan sayang uangnya? lalu bagaimana seorang laki2 yang saat istrinya hamil sering ngambek , mendiamkan istrinya dan pulang ke rumah orangtuanya, bagaimana seorang laki2 yang saat istrinya hamil 6 bulan bilang bhw dia sudah tidak punya perasaan lagi terhadap istrinya dan tidak peduli lagi terhadap mertuanya, bagaimana seorang laki2 di kala istrinya hamil, menyusui masih harus membukakan pintu tiap tengah malam saat dia pulang karena dia tidak mau membawa kunci duplikat meski sudah diberikan, bagaimana seorang laki2 mengatakan istrinya tidak mengurus dia padahal distrinya tetap menyiapkan makan, susu, dll dan itu bahkan selalu dibawa di kamar karena laki2 itu tidak mau makan di luar karena tidak mau bertemu dengan mertuanya, bagaimana seorang laki-laki yang mengatakan dia harus mencuci sendiri menyetrika sendiri baju yang akan dipakai ke kantor dan bilang bahwa istrinya nggak ngapa2in…padahal istrinya bekerja, menyusui, mengurus anak, mengatur makanan anak, dan yang mencuci pun tidak dia hanya sesekali bila baby sitter pulang kampung itupun hanya dimasukkan ke mesin cuci….dan semua yang kukatakan dikatakan bohong olehnya, aku dikatakan pembohong…bahkan dengan begitu banyak saksi dan bukti aku tetap dikatakan pembohong oleh dia, keluarganya dan pengacaranya…..

Posted by heartspace at 02:44:17 | Permalink | No Comments »

Wednesday, November 19, 2008

Knapa

knapa banyak orang tidak bisa melihat perbedaan…….knapa klo orang berbeda langsung dihakimi dan dihukum klo perbedaan tidak indah mengapa Tuhan menciptakan sgala sesuatunya beragam? ……knapa orang2 merasa dirinya diserang begitu kita mencetuskan sesuatu yang beda? ……….knapa tidak dibiarkan saja semuanya seperti apa adanya pemaksaan mengikuti sesuatu akan menghancurkan mematikan jiwa membungkam kreativitas, memberangus mulut,dan mengikat kaki dan akhirnya orang tersebut akan layu tak berkembang ………………banyak skali kulihat kemudian, orang2 yang bertindak perdasarkan penghakiman dan penghukuman, yang sebenarnya mempunyai potensi diri kemudian menjadi mati tak bisa apapun selain menjadi robot dan hidup dalam ketakutan…………….. mereka kemudian menciptakan pagar2 untuk dirinya sendiri brusaha melindungi diri dari “serangan” orang2 yang mereka anggap musuh, padahal orang2 itu tidak menganggap musuh ……………….kemudian melihat kenyataan hanya sesuai yang dipikirannya tidak lagi melihat kenyataan sesuai dengan apa yang ada ……………..dalam kamus mereka hidup akan menjadi hitam atau putih mereka lupa hakikat hidup manusia terletak di hati ………….dan itu tidak bisa kita nilai hanya dengan asumsi atau apa yang kita lihat semata ……………..knapa mereka merasa diserang untuk sesuatu benar atau salah? padahal kebenaran seseorang akan berbeda sesuai apa yang diyakini masing2 ………..lalu kenapa musti dihakimi? lalu merasa punya hak menghukum?

Posted by heartspace at 01:30:20 | Permalink | No Comments »

Tuesday, November 11, 2008

Mencintai

cinta tak bisa disebut cinta bila kemudian kita mengklaim bahwa orang yang kita cintai adalah milik kita
karena saat itulah kemudian kita akan membuat pasangan kita dan diri kita sendiri mati karena tidak membiarkannya berkembang menjadi manusia yang utuh…

cinta akan menjadi cinta bila kita sanggup membebaskan membiarkan orang yang kita cintai dan diri kita menjadi manusia, dengan segala perasaan , sgala peristiwa yang terjadi

mencintai berarti hadir tanpa syarat dengan ketulusan hati, menjadi teman hidup untuk berbagi, saling menghargai dan tidak menghakimi…

Seringkali kita lupa bahwa pasangan kita dan kita adalah 2 pribadi yang berbeda, dan masing-masing akan menggenapi dan menemukan dirinya dengan cara yang berbeda…

kita lupa bahwa ada bersama berarti ada dalam keadaan apapun, smua perasaan dan smua peristiwa yang terjadi dalam hidpnya, dia boleh menangis, marah, sedih, bahkan bila tertarik dengan orang lain.. dan kebersamaan berarti melalui semuanya bersama- sama , dan itu berarti perlu keterbukaan dan kepercayaan penuh..

tanpa itu smua yang ada hanya akan ketakutan
dan mulailah cinta itu menjadi suatu keterikatan

padahal di dalam cinta seharusnya orang akan bebas, dan tidak ada rasa takut… karena apapun yang terjadi kita akan diterima sebagaimana apa adanya diri kita

bila kita diterima sebagai mana apa adanya yang pasangan kita inginkan, itu bukan cinta namanya
tapi cinta diri

dan cinta selalu bertindak karena hati bukan atas dasar standard yang dibangun dalam diri kita, keluarga atau masyarakat, bukan juga karena ketakutan dan kekhawatiran.

bebas lepas seperti merpati
dan memeluk seperti menadah air

cinta tak pernah memilih
bila cinta sudah memiliki kriteria itu bukan cinta namanya

Posted by heartspace at 01:36:43 | Permalink | No Comments »

Monday, November 10, 2008

aku tau Tuhan tau

aku tak tau apa yang Tuhan rencanakan

aku tau DIA tau aku tidak tau

namun aku percaya,DIA tak pernah salah

apapun yang kulalui, DIA ingin menjadikanku sebagai “aku”

menjadikan aku bahagia

dan aku sadar tidak ada “aku” saat aku bersentuhan denganNYA

CintaNYA membuatku memahami apa yang tak terpahami

melihat yang tak terlihat

menyentuh yang tak tersentuh

tanpa syarat,tanpa keharusan,tanpa prasangka, tanpa waktu

tak terbatas

dan membuatku memiliki segalanya

bahkan 

“yang tak kumiliki’

Posted by heartspace at 05:06:34 | Permalink | No Comments »

Saturday, November 8, 2008

Hubungan

Dialog adalah jiwa suatu hubungan, tetapi ada banyak hambatan dalam dialog dan banyak yang tidak dapat mengatasinya…Banyak yang dapat dihasilkan kalau orang pertama-tama sedikit bicara tetapi banyak mendengarkan bukan sekedar dengar.., dan akan membuat kita terhindar dari mengambil keputusan dari apa yang dibicarakan orang lain dan apa yang diinginkan orang lain…dan tentu saja dimulai dengan tidak memberi tanggapan atas dasar pengandaian kita mengenai apa yang dikatakan orang lain, jangan mengartikan kata2orang dengan arti yang kita miliki dan jangan mengira kita mengetahui maksud yang dibicarakan orang lain… 
Mendengarkan yang sesungguhnya adalah lebih mendengarkan diri sendiri daripada orang lain..Pemahaman yang utuh adalah lebih melihat ke diri sendiri daripada melihat ke orang lain..
Jalan terbaik mematikan suatu hubungan adalah memaksakan kehendak sendiri.. juga sering terjadi kita melihat seseorang tidak sebagaimana adanya dia tetapi sebagaimana adanya kita, dan kebanyakan kita memandang mereka dengan kacamata pertimbangan yang sudah terbentuk sebelumnya…
Membangun hubungan berarti memeri tanggapan , memberikan tanggapan berarti mengenal diri sendiri ….mengenal diri sendiri berarti mengalami penerangan batin  dan hubungan pribadi adalah sekolah untuk penerangan batin…
Tuhan terimakasih 
karena Engkau memeberiku berkat untuk menyadari aku hidup
aku dapat merasakan semua
aku dapat melihat semua
musik yang selama ini hanya kudengar
angin yang selama ini hanya menjadi teman
smua tampak berbeda
karena aku merasakan kehadiranMU
dengan ketidakmengertianku
Engkau tampak semakin jelas
dan terimakasih 
untuk cinta yang membuatku sadar
bangun dari tidur panjangku
dan aku melihat
dengan melihat
Refleksi diriku
inspirasi by Anthonie De Mello SJ
Posted by heartspace at 01:42:53 | Permalink | No Comments »

Saturday, November 1, 2008

setiap hari keajaiban untukku

setiap hari penuh keajaiban untukku..

bagaimana aku hidup, bagaimana aku bertemu dengan banyak orang, teman , sahabat, pasien dan smuanya…. begitu mempesonaku cara Tuhan bekerja…

Tuhan mengajarkan aku bagaimana memahami hidup, membuatku melihat setiap hari apa yang Dia berikan padaku, bahkan untuk hal yang tak kuucapkan dan tak terpikirkan olehku…

CintaNya melalui orang2 yang dipertemukan denganku , membuatku tak bisa berhenti bersyukur..begitu banyak Anugrah, begitu banyak berkat, bahkan di hal2 buruk di mata manusia….

Setiap hari penuh keajaiban bagiku…

senyuman orang2 yang bertemu denganku, sapaan penuh kehangatan dari orang2 sekeliling aku, tatapan penuh cinta dari orang -orang yang kucintai, tatapan penuh kasih dari sahabat, teman , keluarga, pelukan penuh kedamaian  dan masih banyak lagi…… simple but big 4 me… membuatku hidup…..

dan semua membuatku terpesona

betapa Tuhan memberikanku kehidupan setiap hari…..

tak pernah ada kebetulan….segalanya terlalu indah dan terlalu sempurna untuk disebut kebetulan

semua karya Allah

tinggal bagaimana kita melihat…

love u God,much indeed

Posted by heartspace at 03:07:03 | Permalink | No Comments »